Save me from myself

I want it all
I want it now
Forget about the consequences
I know that it’s bad, it’s better to wait
But sometimes I can be selfish
And the only sound I hear is right now
And all my patience gets locked out
I know that it’s wrong
And I want to change
I need You here with me

Chorus:
Allah, Allah, Allah
Save me from myself
Allah, Allah, Allah
Lord I need Your help
Allah, Allah, Allah
Save me from myself
Allah, Allah, Allah

Big lights pull me in every time
And it’s so hard to break a pattern
But I see it clear, what’s deep inside
Is the only thing that really matters
So tell me how, how to turn it around
Before my senses hit the ground
‘Coz I know that’s it’s wrong
And I want to change
I need You here with me

CHORUS

Save me from myself
‘Coz I tripped and fell
And there is nothing, nothing
that I won’t do
Oh, save me from myself
‘Coz I need Your help
And now I’m running, running
Back to You

Writers: Maher Zain, Paddy Dalton, Moh Denebi, Bara Kherigi

Iklan

Seandainya

Seandainya menuntut akan membawamu kembali, siapa yg harus kutuntut?

Seandainya marah akan membawamu kembali, siapa yg harus dimarahi?

Rumah sakit? Dokter? Perawat? Atau bahkan diriku sendiri?

Seandainya menangis akan membawamu kembali, aku masih akan terus menangis

Seandainya (kata) seandainya dapat membawamu kembali, aku masih akan terus mengucapkannya

 

Merasa Bodoh

Kata orang bijak, jika merasa bodoh mendorongmu untuk terus belajar, maka merasa bodoh adalah hal yang baik. Teruslah merasa bodoh dan tak tahu apa-apa. Itu akan membuat kaki melangkah terus, maju ke depan.

Sebaliknya, jika merasa bodoh membuat kakimu berhenti mengejar mimpi, maka ingatlah kalau tidak ada seorang pun yang benar-benar pintar dan menguasai segala hal. Setiap manusia punya kekurangan dan kelebihan, meski sedikit. Dan itu harus disyukuri.

Syukuri yang sedikit, niscaya akan ditambah-Nya. Begitu kata Tuhan.

Ada orang yang tak bisa melakukan apa yang bisa kita lakukan. Ada juga yang tak bisa kita lakukan dan bisa dilakukan orang lain. Karena itulah, manusia tak bisa hidup sendirian.

Tapi benar, kadangkala aku bingung mencari bantuan. Takut dibilang terlalu bodoh. Takut dibilang merepotkan. Jika sudah begitu, menertawakan diri sendiri satu hal yang bisa kulakukan. Apakah kamu pernah merasa demikian?

 

Janji

Ia berjanji
Sudah lama
Bahwa ia akan selalu
datang

Sampai saat ini
Ia selalu menepatinya
Tak pernah luput
sedetik pun

Membayangkannya begitu menepati janji
Buatku sedikit bahagia
Tapi juga takut
Karena janjinya dipenuhi
Untuk pembalasan
dendam

Dendam yang tak berkesudahan
pada manusia
Anak cucu Adam

Kau pasti tahu siapa dia
Ya, si dia
Setan itu sungguh sangat
menepati janji

Ia berjanji untuk setia menjadi penjaga pintu kegelapan
Ia berjanji untuk setiap saat
tak pernah lalai untuk
membisikkan was-was dan ketakutan
menularkan kebencian, kemarahan, kedengkian, dan kesombongan
mengimingi-imingi kenikmatan dunia yang fana
dalam jiwa
manusia

Dia memang pandai sekali berjanji
dan menepatinya
tidak seperti kamu
Iya, kamu

 

 

Lelah

Apa yg ada hari ini hanya lelah
Lelah yg menjelma jadi retak
Dan hitam seperti di dasar lautan yg paling dalam

Apa yg ada hari ini seperti buih yg tak pernah sampai ke pantai harapan
Apa yg salah dari goresan tak bermakna jika hanya tertinggal di buritan

Atau kulempari saja dengan bebatuan
Biar retak jadi hancur berkeping keping ke dalam jurang

Tuhan…
Apa yg tersisa hari ini hanya lelah yg seperti tak berkesudahan

Tidak melakukan kesalahan yang sama

reminder untuk tidak jatuh ke lubang yang sama. Arigatou iin 🙂

Sebuah Perjalanan

Konsep sederhana “tidak melakukan kesalahan yang sama” ini tidak sesederhana yang dibayangkan. Nampak simple, tapi pengaruhnya sebenarnya cukup signifikan. Apa pasal?

Kemampuan untuk tidak melakukan kesalahan yang sama bisa berarti:

  1. Belajar dari kesalahan yang ada dan mendapatkan hikmah darinya
  2. Menghindarkan diri dari terjebak di lubang yang sama
  3. Progresif dalam kehidupan karena artinya kita “move on” dan berubah kea rah lebih baik.

Dalam hadits Rasulullah SAW, disebutkan bahwa seseorang yang memiliki hari ini lebih baik dari hari kemarin adalah orang yang beruntung, sementara orang yang memiliki hari ini kurang lebih sama dengan kemarin adalah orang yangmerugi, yang paling parah adalah ketika seseorang memiliki hari yang tidak lebih baik dibandingkan hari kemarin, maka dia adalah orang yang celaka.

mistake 2

Dikaitkan dengan hadits ini, terlihat bahwa Islam adalah agama yang menjungjung tinggi progresifitas dan perbaikan menuju ke arah positif. Inget kisah tentang 1 orang alim agama yang meninggal suul khatimah dan satu orang pendosa…

Lihat pos aslinya 531 kata lagi

“sono” MONOLOG

Karena kita manusia biasa

Ijin reblog ya teh.. Nuhuun 🙂

sebelas januari

tibatiba senja mengeja namamu,

pada baitbait rindu..

tibatiba jingga memagut rautmu,

pada remah-remah rasa..

tibatiba nyeri menelisik bilik

tak menyengaja.. ia teracik

&&

tibatiba Ia merangkum senyummu

pada sepertiga awal malamku

tibatiba Ia membalut candamu

pada sapa hangat saat berbuka

tibatiba Ia menghadirkanmu

pada gores manja sapaan maya

tibatiba Ia mengirimu

pada tanya, sedang apa?

tibatiba

tibatiba

tibatiba

benarkah tibatiba?

bukankah tak ada yang tibatiba didunia?

semesta saja mengalami proses penciptaan

dan manusia sembilan bulan dalam kandungan

sebelum akhirnya berkompetisi dalam kehidupan

lalu bagaimana rindu itu tercipta?

adakah kita yang meramu rasa,

hingga kemudian menamainya,

RINDU..

sedang rasa adalah hal yang paling tidak bisa kita rekayasa,

cinta, rindu, adalah lagu yang tercipta dari lantunan doa..

Ia-lah sang MAHA

yang mengilhamkan rasa itu

pada jiwajiwa yang terpaut padaNya

Ia-lah sang MAHA

yang berkenan menitiskan cinta pada saudara

jua rindu yang menyesak kalbu

Ia-lah sang MAHA

yang menghadirkan cinta

di hatiku dan…

Lihat pos aslinya 64 kata lagi