Datang

Seperti benar-benar datang

Tapi tidak benar
Karena setelah kubuka mata
Kau hilang perlahan
Meski tak segera kusadari
Kalau yang datang
Sudah pernah hilang

Seperti kembali ke masa lalu
atau justru masa depan?

Kau bilang, “ayo kita jalan-jalan..
nanti menyetirnya bisa gantian”

Sepertinya itu masa depan
karena di masa lalu aku belum sepandai sekarang
menyetir Geeva di jalanan

Apakah kau benar-benar datang?
Tapi yang terlihat hanya kegelapan
Begitu aku membuka mata
Tapi cukup menghangatkan

Terimakasih
sudah datang
dan maaf yang tak sempat
terucapkan

Maaf karena engkau
masih saja sendirian
yang aku sendiri tidak tahu
sampai kapan

Terimakasih
untuk datang
meski sekedar menemani
saat hujan

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s