Standar Diri

Tulisan ini saya copy paste dari notes FB Institut Kemandirian. Tulisan Supardi Lee ini reminder buat saya sendiri, bahan instropeksi. Ternyata saya ini masih sangat kurang fokus, kurang bisa mengendalikan diri dan belum kuat keyakinannya (Pada diri dan pada Allah). Pantas saya seperti jalan di tempat, sementara orang lain sudah jauh berlari.
Well, it’s time to refresh myself then.. Thank you 🙂

————————-

STANDAR DIRI (Supardi Lee)

Ketika saya tetapkan standar pada diri sendiri, saya merasakan kekuatan yang luar biasa. Saya benar-benar terkendali, yakin, dan fokus. Berbagai masalah yang datang bisa saya sikapi dan pecahkan dengan sangat baik. Dan sekarang, saya ingin berbagi kekuatan itu dengan anda.

Terkendali.
Saudara, bila anda ingin sukses, anda harus bisa mengendalikan diri. Anda tidak pernah tergoda oleh sesuatu yang buruk. Anda benar-benar tahu mana batas baik dan buruk. Anda pun menetapkan standar : hanya melakukan yang baik. Hanya dengan berada dalam batas-batas kebaikan anda akan dapat mengendalikan diri.

Keyakinan yang mantap.
Keyakinan adalah bahan bakar aksi. Tanpa keyakinan, anda tak akan beraksi. Kalaupun beraksi, aksi anda berantakan. Untuk itu, tetapkan lah standar kualitas diri dengan penuh keyakinan. Dalam dunia professional, standar itu bentuknya : Berapa anda mau dibayar untuk keahlian anda. Jadi, ukurannya uang. Anda menetapkan harga anda dengan yakin. Tanpa keraguan. Tandanya yakin, anda tidak mau menerima harga yang lebih rendah dari harga yang telah anda tetapkan.

Contoh bagus diberikan Sylvester Stallone. Ia tetapkan standar Menjadi Aktor. Dalam perjalanan karirnya, ia ditawari untuk hanya menjadi penulis skenario. Dengan tegas ia tolak. Padahal, seorang produser sempat menawarinya harga sampai US$ 1 juta untuk naskahnya, asal bukan ia yang membintangi film tersebut. Stallone menolak. Ia telah tetapkan standar bagi dirnya sendiri : Menjadi aktor, bukan penulis skenario. Maka sang produser pun setuju. Stallone menjadi aktor utama. Dan filmnya meledak di pasar. Judul film itu Rocky. Stallone pun berhasil menjadi bintang besar.

Fokus
Banyak orang yang loncat-loncat, serabutan, kerja atau bisnis apapun asal dapat uang. Bila anda begini, berarti anda tidak fokus. Akibatnya, anda tidak akan pernah bisa berkembang dan maju. Kemajuan dicapai hanya bila anda fokus. Tidak fokus hanya membuat sumberdaya anda terbuang, mungkin untuk sesuatu yang kecil sekali nilainya. Anda diombang-ambing oleh berbagai peluang yang berseliweran di sekitar anda. Percayalah, bila anda tidak fokus, peluang-peluang itu, meskipun selalu ada, tapi tidak akan cukup untuk membuat anda maju. Jadi, tetapkan bidang standar anda. Anda pun hanya menerima dan memburu peluang di bidang anda itu. Peluang-peluang lain, lupakan dan ucapkan terima kasih.

Saudara yang baik, tetapkan lah standar-standar diri anda. Hal-hal teknis pun bagus bila distandarkan. Misalnya waktu anda tidur, waktu anda bangun tidur, jenis pakaian anda, buku yang anda baca, waktu menonton TV dan sebagainya. Standar-standar itu akan sangat membantu anda. Sama dengan perusahaan. Tiap perusahaan punya standar. Dengan standar itu lah perusahaan beroperasi. Makin tinggi kualitas standar perusahaan, makin sukses perusahaan tersebut. Nah, selamat memutuskan standar. Mencapainya, dan Melakukannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s