Kantung Bekal yg Bolong,,,

Alkisah seorang musafir terburu-buru mengisi kantung perbekalannya dgn bermacam-macam barang, tapi dasarnya berlubang. Ia bahkan lupa apa saja yg telah dimasukkannya, saking terburu-burunya.

Ia merasa mantap. Kantungnya telah penuh.
Ia siap dgn apa saja yg akan dihadapi selama perjalanan.
Maka, ia memanggul kantung perbekalannya dan berangkat.

Satu persatu bekal yg ada di dalam kantungnya terjatuh di tengah jalan. Musafir itu tak merasa bekalnya yg terjatuh dan tertinggal di belakang. Ia terus berjalan, tanpa memeriksa lagi kondisi perbekalannya, yg makin lama makin berkurang.

Di suatu persimpangan ….
ia kehausan
Maka,
ia merogoh kantung bekalnya
yg ternyata … kosong

Musafir itu jatuh
Terduduk …
“tak punya apa-apa…”

Bahkan yg ia temukan di tengah jalan secara tak sengaja, dan lagi-lagi ia masukkan ke dalam kantungnya yg bolong … semuanya … hilang
ia tak punya perbekalan
apapun …

Diam dan
Membisu …
Ia menatap nanar jalan di depan

Gersang terbentang
sejauh mata memandang

Bahkan ia kehilangan peta
Yang akan membawanya
ke tempat tujuan

”apa yg sudah kulakukan selama ini?”
”apa yg kukumpulkan?”

Semua
hilang

Hanya ada
kosong

”dan kantung bekal
yg bolong…”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s