aku bukan siapa-siapa

sore itu ada haru yg menyeruak, dan mataku basah. itu diantara tawa lepas orang-orang karena lelucon jenaka yg dilontarkan pembicara di depan mimbar. ternyata aku bukan siapa-siapa…

seorang yang baru kulihat jelas sosoknya beberapa pekan lalu. seorang yg katanya akan mewakili calon walikota Kota Bandung periode 2008-2013. beliau pendiri rumah zakat indonesia, pebisnis yg  sukses juga ternyata  ketua IKADI Jabar. banyak amal besar yg telah beliau lakukan, namun itu tidak membuat beliau berbangga hati. usia beliau terbilang muda, baru 40 tahun (sementara calon walikota yg didampingi beliaupun baru 47 tahun.. cocok saya bilang, utk membawa angin segar baru di kota Bandung ^_^). tapi bukan itu yg membuatku biru sore itu.

tiba-tiba saja, aku teringat sosok Rasulullah, beliau berumur 40 tahun  ketika diangkat menjadi rasul, bertemu malaikat jibril di gua hiro. aku jadi membayangkan sosok rasul, membandingkannya dgn ust Abu Syauqi. (bukan berarti berusaha menyandingkan sosok Rasulullah dgn ust Abu). ust Abu sdh sangat ‘matang’pd umur itu. sedari mudanya beliau sdh banyak berkontribusi untuk memperbaiki kondisi umat. kata seseorang, ‘berikanlah uang pada orang-orang shaleh, niscaya mereka akan mengelolanya dgn baik’. dan aku yakin beliau pastilah mampu mengelola kota bandung dan membawa rakyatnya jadi lebih sejahtera. sekarangpun beliau sdh mampu mengelola rumah zakat indonesia, yg punya ribuan anak yatim dimana-mana, yg punya ambulance gratis utk kaum dhuafa, yg punya rumah bersalin gratis utk ibu-ibu yg tak punya cukup uang untuk melahirkan di rumah sakit.

tiba-tiba saja, aku teringat diriku yg belum melakukan apa-apa. membayangkan berpuluh tahun nanti,  aku  akan jadi seperti apa, membandingkan dgn sekarang, yg masih belum banyak beramal. ternyata aku bukan siapa-siapa…belum apa-apa…

Iklan

7 Comments

  1. Pertamax… Premium… Premix (naon deui…)
    Komentar pertama…

    Sepakat sekali… banyak hal yang menyentil saya juga begitu melihat sosok-sosok macam beliau. Bicara tentang pemimpin… jadi inget materi DMM yang kebetulan MCnya *uhuk* saya (Oups, bukan apa-apa ya… cuman karena didepan jadinya gak punya kesempatan untuk ketiduran, jadi mau nggak mau ndengerin) yang temanya soal sejarah peradaban islam. Saya sampai sekarang masih terkagum-kagum sama sosok Muhammad Al Fatih yang di bahas dimateri itu…
    Bagaimana nggak bergetar hati ini begitu diceritakan bahwa seorang pemuda usia 18 tahun menjadi pemimpin pasukan yang berhasil membobol kota yang dicatat sejarah sebagai kota dengan pertahanan terkokoh di jamannya. Si pemuda itu bahkan dikenal bukan saja sebagai ahli strategi dan kepemerintahan, tapi juga kuat dalam sisi ruhiyah. Bahkan hebatnya kejadian itu ternyata terekam dalam hadits berabad-abad sebelumnya, bahwa yang akan menaklukkan romawi diantara kaum muslimin nantinya adalah salah satu generasi terbaiknya (ini teh lupa redaksinya sebenernya).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s