Posted by: 37degree on: Februari 11, 2009

bawakan aku segelas air
tak kan mampu hapus dahaga ini
karena bukan raga
tapi jiwa yg hampa
berikan aku seteguk racun
tak kan mampu hilangkan sakit ini
malah jadi pendosa yg pasti masuk neraka
bawakan aku dirinya
aku ingin tenggelam dalam lautan melodi cinta tanpa batas
menemukan siapa wajah di balik kelambu
yg terdiam ketika aku ingin maju
tapi, tak lagi terbang ke langit penuh bintang
atau berjalan di atas pelangi warna-warni
hanya ada pekat yg sesak
pekat yg semakin gelap
menjadi guntur dan kilat
aku tak ingin segelas air
tak ingin seteguk racun
bawa saja aku ke dalam lautan melodi cinta tanpa batas
menemukan diriku yg telah berubah jadi guntur dan kilat
dan mengubahnya jadi pelangi warna-warni
puisi ini sebenarnya ttg AlQur’an (melodi cinta tanpa batas),,
ini perasaan yg muncul klo lagi futur,, kering banget rasanya,, bahkan membaca AlQur’an saja berat,, benar-benar gak menyenangkan ya,,,
Posted by: 37degree on: Februari 11, 2009
entah kenapa, ada yg hilang
entah kenapa, ia tak pernah lagi
menyapaku
mengajakku duduk berlama-lama
bercerita ttg masa lalu, masa depan, dan saat ini
dgn ceria
entah kenapa, ia tak pernah lagi
menatapku
hanya punggungnya yg kulihat membelakangiku
tak lagi tegar, tak lagi sekuat dulu
kenapa?
setiap kali aku melewatinya
duduk di bawah pohon itu
ia hanya sibuk memainkan ranting pohon yg terjatuh
menulis entah apa di atas tanah
yg berserakan daun-daun kering berguguran
ditemani angin
hanya angin
dan ketika gerimis datang
ia tetap di sana, di bawah pohon itu
berdiri dgn kepala tertunduk
dan tangan memegang ranting pohon yg terjatuh
punggungnya bergetar
tak lagi setegar dulu
entah kenapa, ada yg hilang
antara aku dan diriku
hanya aku,,,

Posted by: 37degree on: Januari 26, 2009

Posted by: 37degree on: Januari 26, 2009

foto di atas kesannya beneran di negara 4 musim ya? lihat pohon di belakangnya ^^
ini waktu foto barang siaware14, dg tema Winter n Summer,,, seru!!!
Posted by: 37degree on: Januari 22, 2009
diantara kehilangan,,, entah apa,,, ada sinar :
“amalan yaumian membentuk kepribadian”
(teh Ema IF)
Posted by: 37degree on: Januari 22, 2009
hidup kadang seperti membaca buku
ketika setiap orang ternyata punya masalah masing-masing
hanya memposisikan kita sebagai sebagai pembaca
bahkan tak bisa memberi sekedar saran
atau pengingatan
atau uluran tangan
hanya melihat sesosok punggung berjalan ke belakang
membawa beban-beban sendirian
hidup kadang seperti membaca buku
ada banyak cerita
yg kadang disembunyikan
bahkan tak bisa menebak
peristiwa sebenarnya
kesepian yg dipendam
sakit yg disembunyikan
senyuman padahal tangisan
hidup kadang seperti membaca buku
atau mungkinkah refleksi keegoisan?
atau keapatisan?

Posted by: 37degree on: Januari 22, 2009

Untuk pintu-pintu yang tertutup
aku telah banyak menduga
yang mungkin lebih banyak salahnya
yang mungkin lebih banyak prasangka
Untuk pintu-pintu yang tertutup
mungkin aku saja yang tak berani mengetuk
hingga pintu-pintu itu jarang sekali terbuka
dan menarikku masuk
ingin sekali kuketuk
keketuk saja?
sekarang?
bukakan aku ya?
atau kupercaya saja
kau tidak apa-apa?
Posted by: 37degree on: Januari 22, 2009
Berkata aku, “diam!”
Diam aku, “bilang!”
Bentak aku, “tenang!”
Tenang aku, “geram!”
Salah aku, “benar!”
Benar aku, “salah!”
Diam! Diam ! Diam!
Diam…
Posted by: 37degree on: Januari 14, 2009
Ikhlas adalah beramal dan mengharap balasan dari Allah saja
Keikhlasan yg sejati tumbuh dari keimanan yang tinggi
Ikhsan adalah beramal seperti melihat Allah
dan jika kita tidak bisa melihat-Nya, Allah senantiasa melihat kita
Iman ikhlas + ikhsan = profesional
(hasil pengajian SIAware pekan ini ^^)
Quote : Orang beriman = gak korupsi !!!
komentar sahabat