Posted by: 37degree on: April 21, 2008
Setiap tanggal 21 April kita akan teringat satu sosok pahlawan wanita : Raden Ajeng Kartini (hmm, ada nama saya di sana ^^)
Selamat hari kartini ^^, yuk kenali Kartini lebih dekat
http://www.eramuslim.com/atk/oim/7423141903-menelusuri-jejak-kartini.htm?other
http://ajisaka.dagdigdug.com/2008/04/08/ketika-cahaya-islam-menerpa-kartini/
http://ardextro.wordpress.com/2008/04/18/door-duiternis-habis-gelap-terbitlah-terang/
Setelah membaca artikel-artikel di atas (sudah pada dibaca kan? Yg belum, hayo dibuka dulu ^^)
Terbersit dalam pikiran saya, subhanallah sekali…
Saya kagum dgn Raden Ajeng Kartini. Beliau berusaha mempelajari Islam dengan baik.
Berusaha mengerti apa yang dibacanya, tidak sekedar dihafalkan tanpa tahu artinya.
Beliau menggugat pengajaran Islam yang kala itu guru mengaji hanya menyuruh menghafal saja. Saya sepakat! Kita pun harus tahu makna dibalik ayat2 Al Quran.
Kalaupun tak bisa bahasa Arab, yah setidaknya kita baca terjemahannya. Sungguh dlm Al Quran termuat petunjuk (cahaya) bagi kehidupan manusia.
Kita tak akan tersesat, jika menjadikan Al Quran sebagai cahaya dalam gelapnya dunia yg kita lalui. Minadzdzulumaati ilaan Nuur… Habis Gelap Terbitlah Terang
Begitulah Kartini yg seharusnya kita teladani.
Wallahua’alam bishshowwab.
NB : kenapa saya tidak coba menulis artikel sendiri ttg Kartini? Hehehe, takut belum banyak ilmu dan belum sempet kontemplasi… yah, ini seadanya saya, yg saya bisa… in progress, belajar menulisnya… ^^
klo gitu kok nggak pake jilbab ya ibu kita kartininya?
yaa, ibu Kartini wafat d usia yg masih sangat muda, 25 tahun,,
beliau baru saja mempelajari hadiah terjemahan al quran (k bhs jawa) yg hny beberapa juz.
gak sampai juz 18 yg ada surat An Nur dan juz 22 yg ada surat Al Ahzab,, padahal perintah menutup aurat jelas-jelas ada di 2 surat itu
mungkin itu yg menyebabkan beliau BELUM SEMPAT / ENGGAK berjilbab
wallahua’lam ^^
April 21, 2008 pada 11:51 pm
judulnya itu loh.. nda usah teriak – teriak segala.. udah ngerti kok.. =D